Banner
Divisi Data Litbang DikbudKementerian Pendidikan
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Apa rencana anda setelah lulus dari SMA?
Kuliah
Bekerja
Masih bingung
Lain-lain
  Lihat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 78443
Pengunjung : 24304
Hari ini : 3
Hits hari ini : 26
Member Online : 2
IP : 3.92.92.168
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

sma1_wadaslintang@yahoo.com    
Agenda
21 November 2019
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7

UPAYA MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH

Tanggal : 09-02-2016 11:36, dibaca 433 kali.

Pendahuluan

          Sebagian besar sekolah telah melaksanakan pengelolaan sekolah dengan semasimal mungkin dengan sumber daya dan sarana yang ada, namun demikian ada juga yang pengelolaanya masih apa adanya tanpa ada upaya untuk meningkatkan kinerja dengan berbagai alasan.Dalam pengelolaanya ada yang berhasil dengan maksimal dan memuaskan pelangganya ( siswa, masyarakat, penyandang dana, perguruan tinggi, dunia kerja dan industri, dan pemerintah ) ada juga yang hasilnya belum memuaskan dan bahkan tidak memuaskan pelanggan. Berdasarkan urian diatas penulis tertarik untuk menganalisis “ Upaya meningkatkan mutu sekolah melalui pengelolaan yang efektif dan efisien” khusus pada sekolah yang belum bisa memuaskan pelanggan dan bahkan tidak memuaskan pelanggan. Untuk menganalisis hal tersebut diatas akan penulis uraikan sebagai berikut :

1. Upaya peningkatan mutu :

          Mutu adalah sesustu yang memenuhi harapan atau melebihi harapan pelanggan internal maupun pelanggan ekternal. Syarat sederhana sebuah mutu adalah sesuatu yang tanpa cacat ( zero defect) Pelanggan internal adalah unsur guru,karyawan dan unsur lain yang terlibat melayani pelanggan ekternal dan pelanggan ekternal adalah siswa,orang tua /masyarakat, penyandang dana, perguruan tinggi. dunia usaha dan dunia industri, dan pemerintah. Sekolah dapat dianalogikan sebagai industri tetapi dalam bidang jasa, yaitu jasa pendidikan. Mengingat jasa merupakan produknya yang  inti kegiatannya pelayanan maka sekolah yang bermutu harus bisa melayani pelanggannya secara prima dalam dunia usaha ada istilah cutomer is kingyamg artinya pembeli/pelanggan adalah raja. Jadi dalam memberikan pelayanan pada pelanggan sekolah harus semaksimal mungkin ibaratnya seseorang yang melayani raja. 

          Mengingat pentingnya mutu bagi sekolah  maupun bagi masyarakat maka sekolah berlomba-lomba untuk mencapai mutu sesuai dengan keunggulannya sekolah masing-masing. Bagi sekolah yang mampu di bidang akademik sekolah tersebut akan meningkatkan mutu sekolahnya semaksimal mungkin melalui bidang akademik. Tetapi sekolah yang unggul dalam bidang non akademik maka sekolah tersebut akan meningkatkan mutunya semaksimal mungkin melalui bidang non akademik.

          Kriteria pelayanan yang bermutu menurut ( Fandi Tjiptono )

  1. Reliable yaitu kemampuan memberikan pelayanan yang cepat, akurat dan memuaskan pelanggan
  2. Empaty yaitu kemampuan melakukan komunikasi yang baik, perhatian pada pelanggan, memahami kebutuahan pelanggan, semua pelanggan berhak memperoleh pelayanan yang sama dengan ramah dan memuaskan
  3. Assurance yaitu kemampuan untuk bertindak sopan dan dapat dipercaya dan para karyawan memberikan  rasa aman dan memberikan kenyamanan pada pelanggan.
  4. Responsiveness yaitu kemampuan para karyawan dalam membantu pelanggan dan memberikan layanan dengan tanggap hal ni di tunjukan bahwa karyawan dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat pada pelangga
  5. Image yaitu jika organisasi dapat memberikan layanan yang bdermutu dapat menimbulkan kepercayaan pelanggan bahwa organisasi yang brmutu dan organisasi yang bermutu dapat menjual produk yang bermutu. 

Tingkatan mutu pelayanan ( Kinerja )

  • Apabila pelayanan lebih kecil dari harapan pelanggan maka tidak bermutu
  • Apabila pelayanan sama dengan harapan pelanggan maka standar atau mutu
  • Apabila pelayanan lebih besar dari harapan pelanggan maka mutu istimewa atau pelayanan prima.

          Upaya peningkatan merupakan usaha organisasi untuk selalu ingin maju secara terus menerus sesuai dengan harapan pelanggan.Agar bisa terus menerus bisa dinamis dan berkembang Kepala sekolah sebagai manager harus bisa menggerakan seluruh komponen yang ada di sekolah dan bisa mengsinergikan guru, karyawan dan komponen yang lain untuk melakukan peran masing masing  senantiasa meningkatkan kinerja ( meningkatkan pelayanan kepada pelanggan ) untuk memajukan sekolah.Syarat sekolah yang bermutu/maju apabila sarana prasarananya selalu up todatepara gurunya profesional sesuai dengan bidang pelajaran yan diampu dan mempuyai etos kerja yang tinggi sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima terhadap pelanggan.  Jadi sekolah bermutu adalah lembaga pendidikan yang mampu memberikan layanan yang sesuai atau melebihi harapan pelanggan. Dengan memilah-milah pelanggan sekolah dapat di identifikasi berbagai jenis layanan berdasarkan pelanggannya masing-masing.

2. Pengelolaan yang efektif dan efisien.

          Pengelolaan suatu organisasi biasannya menggunakan POAC ( planing, organising, actuating, dan controling )  menuru GR Terry. Dengan demikian pengelolaan organisasi berarti planing ( merencanakan ) organising ( mengorganisasi ) actuating ( melaksanakan ) dan controling ( mengawasi )untuk mencapai tujuan dari organisasi. Yang dimaksud organisaasi dalam hal ini adalah sekolah dan yang dimaksud sekolah adalah suatu sistem yang tediri dari  guru, siswa, sarana,gedung dan kurikulum. Jadi pengeloaan sekolah merupakan merencanakan, maengoragisasi, melaksanakan dan meangawasi terhadap guru, siswa, sarana, gedung dan kurikulum untuk mencapai tujuan sekolah. Efektif artinya berhasil guna dan efisien artinya tepat atau sesuai untuk mengerjakan sesuatu. (Kamus besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka )Dengan demikian efektif mampu mencapai suatu maksud yang di inginkan atau suatu pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan-tujuanyang tepat dari serangkaian alternatif. Sedangkan efisien maksudnya sesuatu menjadi efektif tanpa membuang uang ( tidak boros ) dan tanpa membuang waktu. Kata efektif dan efisien biasanya selalu bergandengan karena arti keduanya dapat memberikan pedoman pelaksanaan dari sustu kegiatan dapat berhasil tanpa cacat sesuai dengan harapan.

Pembahasan masalah

          Dari uraian diatas atas antara upaya peningkatan mutu sekolah dan pengelolaan yang efektif dan efisien ada hubungan yang sigifikan karena untuk mencapai mutu sekolah di perlukan suatu kegiatan yang efektif dan efisien. Dari segi kegiatan sekolah mempunyai kegiatan yang berhubungan dengan kurikulum, kesiswaan,sarana prasana dan kehumasan. Kegiatan kurikulum yaitu kegiatan yang berhubungan dengan tugas pokok dan fungsi guru misal merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, menganalisis hasil pemebalajaran dan melaporkan hasil pembelajaran. Kegiatan kesiswaan misalnya kegiatan tentang ke OSIS an, kegiatan ekstra kurikuler, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan masalah siswa. Kegiatan sarana prasarana misal pengadaan prasarana dan sarana ( gedung dan peralatannya ) pemeliharaan saran prasarana, dan perbaikan sarana prasarana. Dan kegiatan kehumasan misalnya hubungan lembaga dengan masyarakat, hubungan lembaga dengan lembaga lain dan hubungan lembaga dengan keluarga besar sekolah

          Apabila semua kegiatan sekolah tersebut diatas di laksanakan dengan cara yang efektif dan efisien dan berdasarkan aturan aturan yang berlaku bukan hal yang mustahil mutu sekolah yang diharapkan semua pihak segera  terwujud. Kepala sekolah selaku manager di sekolah hendaknya bisa mengimplementasikan pengelolaan yang efektif dan efisien dengan segala konsekwensinya. Sedangkan Kepala Sekolah yang efektif apabila dia mampu memberikan pengarahan dan memotivasi guru pada situasi dan kondisi yang tepat. Dengan demikian guru tidak merasa tertekan dalam menjalankan tugasnya dan atas kesadaran sendiri dalam melakukan pekerjaannya sehinga kerja guru dapat maksimal dan dapat mencapai hasil yang maksimal pada akhirnya bisa mendukung tercapainya sekolah yang bermutu.

Kesimpulan dan saran

Kesimpulan

          Upaya peningkatan mutu sekolah dengan segala kegiatannya, yang dilakukan secara terus menerus hendaknya dilaksanakan dengan cara pengelolaan yang efektif dan efisien agar dalam mencapai tujuan sekolah dapat terukur, tepat waktu dan tepat biaya atau anggaran. Selain efektif dan efisien pelaksanaan kegiatan tersebut juga harus berdasarkan peraturan dan unadng-undang yang berlaku sehingga pencapaian mutu sekolah tersebut benar-benar tanpa cacat.

Saran-saran

      Untuk bisa mencapai mutu sekolah yang diharapkan peran kepala sekolah cukup besar oleh karena itu seorang kepala sekolah hendaknya

  • Memiliki visi mutu terpadu bagi sekolah yang di pimpinya
  • Memiliki komitmen yang jelas terhadap proses peningkatan mutu
  • Mengkomunikasikan pesan mutu kepada seluruh komponen yang ada
  • Memastikan kebutuhan pelangganmenjadi pusat kebijakan
  • Mengarahkan perkembangan guru, karyawan dan komponen lainnya

 

      

 


 

 

 

 

 

 

 

 



Pengirim :
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : MEGARIA RACHMASARI -  [Djembut@axioo.kontol]  Tanggal : 21/04/2017


   Kembali ke Atas